Rabu, 18 Oktober 2017

5 Langkah Jitu Dalam Proses Budidaya Tanaman Buah Markisa


Buah Markisa merupakan jenis buah yang memiliki rasa masam dan sedikit manis, buah ini memiliki kulit halus dan hidupnya merambat seperti anggur. Di Indonesia terdapat dua jenis markisa, yaitu markisa ungu yang tumbuh di dataran tinggi, dan markisa kuning  yang tumbuh di dataran rendah. Ada beberapa daerah yang menjadi sentral produksi markisa antara lain Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari buah markisa baik untuk lingkungan, pangan dan ekonomi keluarga. Kerimbunan daun dari tanaman markisa dapat membuat teduh dan buahnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber tambahan penghasilan bagi masyarakat, selain manfaat lain seperti sumber vitamin bagi keluarga dan meningkatkan konsumsi buah keluarga. Walaupun tanaman markisa bukan asli tanaman Indonesia dan ditemukan banyak di daerah subtropis, namun tanaman ini juga dapat dikembangkan didataran rendah seperti Surabaya. Hal yang terpenting dalam budidaya tanaman markisa ialah penyiangan ketika tanaman akan berbuah, karena dalam masa pembentukan buah, tanaman akan lebih membutuhkan air, penyiangan daun dilakukan untuk memperkecil kebutuhan air oleh daun. Budidaya markisa dapat dilakukan di daerah tandus atau area yang kecil seperti halaman rumah, gang di kampung, jalan desa atau di pagar rumah. Tanaman ini membutuhkan penyangga untuk media merambat.

* Markisa dan manfaat untuk lingkungan

Markisa yang ditanam di daerah yang tandus ataupun terbatas dapat membantu untuk meningkatkan produktivitas lahan di wilayah tersebut. Daun rimbunnya dapat bermanfaat untuk membantu menurunkan suhu yang ada disekitarnya sehingga lebih teduh dan nyaman. Jika ditanam di sepanjang jalan kampung atau halaman, anak-anak dan warga bisa lebih nyaman berjalan dibawahnya karena tidak terlalu panas mengingat suhu udara yang sangat menyengat ketika musim kemarau.

Selain itu, tanaman ini juga dapat digunakan sebagai penambah estetika dikawasan tertentu seperti perumahan atau area parkir. Jika susun dengan apik, rambatan tanaman markisa bisa menambah cantik kawasan tersebut dengan hijaunya daun dan bunga serta buah markisa.

* Markisa dan kesehatan

Buah markisa banyak mengandung vitamin C yang diyakini dapat membantu mencegah kanker, hipertensi, dan menurunkan kolesterol.

* Markisa dan sumber pangan

Konsumsi buah dalam sebuah keluarga di Indonesia masih sangat kecil. Sedangkan menurut Food and Agriculture Organization (FAO) atau organisasi pangan PBB, dianjurkan untuk mengkonsumsi buah 65,75 kg per tahun agar tetap sehat. Pembudidayaan buah markisa ini diharapkan bisa membantu meningkatkan jumlah konsumsi buah keluarga.

Baca Juga :
Inilah Cara Mudah & Lengkap Budidaya Tanaman Buah Srikaya
Inilah 8 Tahapan Yang Wajib Diketahui Dalam Budidaya Lidah Buaya
Kenali Macam Macam Hama & Penyakit Pada Tanaman Sebelum Membasmi
Manfaat & Cara Budidaya Terong Lalap


* Manfaat ekonomi
Manfaat lain yang bisa diperoleh masyarakat dari tanaman buah markisa ialah penghasilan tambahan untuk keluarga. Buah markisa bisa dijual dalam bentuk segar atau hasil olahan buah markisa. Point tambahan yang bisa didapat dari buah markisa adalah apabila buah markisa diolah menjadi produk olahan seperti yoghurt, selai, sari buah, es krim, permen, dodol atau bentuk lainnya untuk dijual.

Untuk anda yang tergiyur akan manfaat dari buah markisa dan ingin membudidayakan buah markisa sendiri namun tidak tahu caranya tak usah khawatir, karna berikut adalah langkah jitu budidaya buah markisa :
  • Pembibitan
Pada umumnya budidaya markisa dapat diperbanyak secara generatif menggunakan biji maupun vegetatif dengan menggunakan stek batang dan sambung pucuk. Namun, biasa para petani hanya akan mengulas teknik budidaya markisa dengan sambung pucuk saja. Selain mudah, teknik tersebut proses budidayanya lebih cepat. Perbanyakan dengan sambung pucuk, biasanya dilakukan dengan memanfaatkan dua jenis markisa. Markisa ungu dimanfaatkan sebagai batang atas karena memiliki batang kecil dan perakaran dangkal. Sedangkan batang bawah menggunakan markisa kuning karena memiliki batang yang cukup besar, tahan terhadap nematode dan penyakit layu fusarium.
  • Pengolahan Lahan
Markisa tumbuh subur pada tanah yang memiliki bahan organik tinggi, pH 6,5-7,5 drainase yang baik dan tanah yang gembur. Lakukan pengolahan tanah dengan cara membersihkan lahan terlebih dahulu, setelah itu gemburkan tanah menggunakan cangkul. Buat lubang tanam dengan ukuran sekitar 50 x 50 x 50 cm, dengan jarak tanam 3 x 4 m sampai 4 x 5 m. Kemudian diamkan selama 2 minggu, untuk lahan siap ditanami.

  • Penanaman
Sebelum melakukan proses penanaman, media tanam harus dicampur dengan pupuk organik padat terlebih dahulu. Apabila sudah, barulah lakuan proses penanaman denga menggunakan bibit markisa yang sudah berumur 3 bulan. Saat tanaman berusia satu bulan, markisa mulai merambat sehingga perlu dibuatkan tiang rambatan atau penyangga. Ukuran penyangga biasanya setinggi 2-2,5 m setiap tanaman, kemudian buatkan lanjaran.

  • Pemeliharaan
Pemeliharaan yang harus dilakukan untu tanaman buah markisa antara lain pengairan, penyiangan, pemupukan dan pemangkasan. Pengairan harus dilakukan secara teratur untuk menjaga pembungaan dan pembuahan terus-menerus, agar dapat berbuah sepanjang tahun. Penyiangan dilakukan jika terdapat gulma pengganggu. Markisa perlu dipupuk dengan pupuk organik padat dan pupuk buatan agar kualitasnya baik. Pupuk organik padat diaplikasikan pada saat tanam, selanjutnya setiap 6 bulan sekali. Untuk pemupukan yang setiap 3 bulan sekali, dilakukan dengan pemberian urea 50 g/pohon, SP-36 100 g/pohon, KCL 100 g/pohon dan NPK 50 g/pohon. Pemangkasan untuk pertama kali dapat dilakukan pada awal pertumbuhan, dengan cara memangkas cabang yang bukan termasuk cabang utama dengan tinggi 1 meter dari pangkal batang dan hanya menyisakan dua cabang utama yang akan dirambatkan. Untuk pemangkasan cabang harus dilakukan secara rutin, karena buahnya akan dihasilkan dari cabang baru.

  • Pemanenan
Buah markisa dapat dipanen setelah tanaman markisa sudah berumur 5-6 bulan atau 85-95 hari setelah bunga mekar. Warna buah berubah dari hijau menjadi kuning atau ungu. Jika dipencet akan terasa empuk. Markisa bisa dipanen secara manual dengan tangan, atau biasanya buah yang matang akan terlepas sendirinya dari tangkai.

Lim Corporation menyediakan waring ikan maupun sayur.
Untuk info pemesanan bisa langsung Hub 0877-0282-1277 / 0852-3392-5564 Phone: 031-8830487
Untuk info harga waring ikan maupun sayur silahkan klik DISINI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar